Lampion Benang (Lampu Tidur)

3 Agustus 2014 | 0 komentar





Bismillah..
Kami dr Bolo" Shop menjual Lampion(Lampu tidur) dengan bahan baku benang untuk menghiasi kamar anda ruang tamu atau kamar si kecil..

keuntungan belanja sama kami:
1. Murah meriah dimulai harga 40rb-90rb tergantung ukuran
2. Bisa Reture
3. Karakter tidak Kaku
4. Terpecaya..

bila anda berminat bisa cod daerah soreang bandung kab. atau jne hub tlp 081931405071 atau Pin bb 7CBB3703

Akhirnya Terbuka Kembali Blognya

19 Maret 2014 | 0 komentar

Maaf ya sahabat bloger baru aktif lg coz baru kebuka lg blognya setelah sekian lama.. untuk postingan terbaru nanti ya ini masih blom ada ide mungkin terlalu kegirangan hehhhehee..

Mochi Kaswari Sukabumi

27 Maret 2012 | 9 komentar




Selamat siang sahabat blogger, tanpa intermezo langsung aja berhubung mboed lagi ngajar di sukabumi,
jadi manfaatin aja di kesempatan waktu ini untuk berlibur di kota sukabumi ini,Beragam tempat wisata terdapat di kotamadya ini,
dari mulai wisata alam, desa wisata sampai dengan wisata kulinernya. Masakan sunda menjadi andalan kota ini, ya karena masih dalam lokasi di propinsi Jawa Barat
yang memang menjadi ciri khasnya yaitu masakan sunda.
Ketika lelah setelah menikmati dan berkeliling kota Sukabumi, sudah menjadi andalan oleh-oleh khas atau buah tangan di kota ini yaitu kue mochi.
Kenikmatan kue mochi ini memang tidak diragukan lagi, begitu digigit kenyal dan manis membuat ketagihan lagi. Kue ala Jepang yang terbuat dari tepung ketan berbentuk bulat kecil ini kini jadi makanan khas daerah Sukabumi. Salah satu sentranya ada di Kelurahan Cikole. Meskipun makanan ini aslinya berasal dari Jepang, kue mochi telah melekat sebagai makanan khas kota yang letak geografisnya sekitar 115 kilometer di selatan Jakarta tersebut.
Sentra mochi ini terletak di Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Lokasi ini sangat mudah dicapai, karena letaknya di pusat kota. Gang Kaswari sendiri sudah sejak lama dikenal sebagai pusat produksi dan penjualan kue mochi. Di sini ada lima perajin sekaligus penjual kue mochi yang mengusung merek dagang masing-masing.
Kemasan mochi Gang Kaswari pun cukup menarik. Kemasan mochi berupa sebuah keranjang kecil dari anyaman bambu. Setiap keranjang berisi sepuluh buah mochi bulat sebesar kelereng.Biasanya, produsen mengikat setiap lima keranjang menjadi satu.Sehingga kalau membeli satu ikat kue mochi, Anda akan mendapakan kue mochi sebanyak lima keranjang.
Keunikan lain, mochi Gang Kaswari juga memiliki berbagai rasa. Dulu, mochi cuma memiliki satu rasa, yaitu rasa pandan yang sering kali disebut rasa original.
Sejak tahun 1990-an, mohci Lampion mengembangkan mohci dengan berbagai rasa. Beberapa rasa mochi tersebut antara lain rasa stroberi, rasa pisang ambon, rasa durian, rasa vanilla, rasa buleberry hingga rasa keju.
Mochi berbagai rasa ini langsung menjadi tren. Perajin mohci yang lain pun mengikuti jejak tersebut.Kini memiliki lima macam rasa mochi, yakni rasa moca, stroberi, durian, pandan, dan pisang ambon. Ada juga mochi wijen yang dijual dengan harga lebih mahal.
Nah Buat Sahabat yang ingin menikmatinya silahkan aja deh cek ke Kota Sukabumi..

Sejarah Suku Baduy yang berada di Banten

19 Maret 2012 | 8 komentar


 

Orang Kanekes atau orang Baduy adalah suatu kelompok masyarakat adat Sunda di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Sebutan “Baduy” merupakan sebutan yang diberikan oleh penduduk luar kepada kelompok masyarakat tersebut, berawal dari sebutan para peneliti Belanda yang agaknya mempersamakan mereka dengan kelompok Arab Badawi yang merupakan masyarakat yang berpindah-pindah (nomaden). Kemungkinan lain adalah karena adanya Sungai Baduy dan Gunung Baduy yang ada di bagian utara dari wilayah tersebut. Mereka sendiri lebih suka menyebut diri sebagai urang Kanekes atau “orang Kanekes” sesuai dengan nama wilayah mereka, atau sebutan yang mengacu kepada nama kampung mereka seperti Urang Cibeo (Garna, 1993).
Wilayah
Wilayah Kanekes secara geografis terletak pada koordinat 6°27’27” – 6°30’0” LS dan 108°3’9” – 106°4’55” BT (Permana, 2001). Mereka bermukim tepat di kaki pegunungan Kendeng di desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak-Rangkasbitung, Banten, berjarak sekitar 40 km dari kota Rangkasbitung. Wilayah yang merupakan bagian dari Pegunungan Kendeng dengan ketinggian 300 – 600 m di atas permukaan laut (DPL) tersebut mempunyai topografi berbukit dan bergelombang dengan kemiringan tanah rata-rata mencapai 45%, yang merupakan tanah vulkanik (di bagian utara), tanah endapan (di bagian tengah), dan tanah campuran (di bagian selatan). suhu rata-rata 20°C.
Bahasa
Bahasa yang mereka gunakan adalah Bahasa Sunda dialek Sunda–Banten. Untuk berkomunikasi dengan penduduk luar mereka lancar menggunakan Bahasa Indonesia, walaupun mereka tidak mendapatkan pengetahuan tersebut dari sekolah. Orang Kanekes ‘dalam’ tidak mengenal budaya tulis, sehingga adat istiadat, kepercayaan/agama, dan cerita nenek moyang hanya tersimpan di dalam tuturan lisan saja.
Asal Usul
Menurut kepercayaan yang mereka anut, orang Kanekes mengaku keturunan dari Batara Cikal, salah satu dari tujuh dewa atau batara yang diutus ke bumi. Asal usul tersebut sering pula dihubungkan dengan Nabi Adam sebagai nenek moyang pertama. Menurut kepercayaan mereka, Adam dan keturunannya, termasuk warga Kanekes mempunyai tugas bertapa atau asketik (mandita) untuk menjaga harmoni dunia.
Pendapat mengenai asal-usul orang Kanekes berbeda dengan pendapat para ahli sejarah, yang mendasarkan pendapatnya dengan cara sintesis dari beberapa bukti sejarah berupa prasasti, catatan perjalanan pelaut Portugis dan Tiongkok, serta cerita rakyat mengenai ‘Tatar Sunda’ yang cukup minim keberadaannya. Masyarakat Kanekes dikaitkan dengan Kerajaan Sunda yang sebelum keruntuhannya pada abad ke-16 berpusat di Pakuan Pajajaran (sekitar Bogor sekarang). Sebelum berdirinya Kesultanan Banten, wilayah ujung barat pulau Jawa ini merupakan bagian penting dari Kerajaan Sunda. Banten merupakan pelabuhan dagang yang cukup besar. Sungai Ciujung dapat dilayari berbagai jenis perahu, dan ramai digunakan untuk pengangkutan hasil bumi dari wilayah pedalaman. Dengan demikian penguasa wilayah tersebut, yang disebut sebagai Pangeran Pucuk Umum menganggap bahwa kelestarian sungai perlu dipertahankan. Untuk itu diperintahkanlah sepasukan tentara kerajaan yang sangat terlatih untuk menjaga dan mengelola kawasan berhutan lebat dan berbukit di wilayah Gunung Kendeng tersebut. Keberadaan pasukan dengan tugasnya yang khusus tersebut tampaknya menjadi cikal bakal Masyarakat Baduy yang sampai sekarang masih mendiami wilayah hulu Sungai Ciujung di Gunung Kendeng tersebut (Adimihardja, 2000). Perbedaan pendapat tersebut membawa kepada dugaan bahwa pada masa yang lalu, identitas dan kesejarahan mereka sengaja ditutup, yang mungkin adalah untuk melindungi komunitas Baduy sendiri dari serangan musuh-musuh Pajajaran.
Van Tricht, seorang dokter yang pernah melakukan riset kesehatan pada tahun 1928, menyangkal teori tersebut. Menurut dia, orang Baduy adalah penduduk asli daerah tersebut yang mempunyai daya tolak kuat terhadap pengaruh luar (Garna, 1993b: 146). Orang Baduy sendiri pun menolak jika dikatakan bahwa mereka berasal dari orang-oraang pelarian dari Pajajaran, ibu kota Kerajaan Sunda. Menurut Danasasmita dan Djatisunda (1986: 4-5) orang Baduy merupakan penduduk setempat yang dijadikan mandala’ (kawasan suci) secara resmi oleh raja, karena penduduknya berkewajiban memelihara kabuyutan (tempat pemujaan leluhur atau nenek moyang), bukan agama Hindu atau Budha. Kebuyutan di daerah ini dikenal dengan kabuyutan Jati Sunda atau ‘Sunda Asli’ atau Sunda Wiwitan (wiwitann=asli, asal, pokok, jati). Oleh karena itulah agama asli mereka pun diberi nama Sunda Wiwitan. Raja yang menjadikan wilayah Baduy sebagai mandala adalah Rakeyan Darmasiksa.
Ada versi lain dari sejarah suku baduy, dimulai ketika Kian Santang putra prabu siliwangi pulang dari arabia setelah berislam di tangan sayyidina Ali. Sang putra ingin mengislamkan sang prabu beserta para pengikutnya. Di akhir cerita, dengan ‘wangsit siliwangi’ yang diterima sang prabu, mereka berkeberatan masuk islam, dan menyebar ke penjuru sunda untuk tetap dalam keyakinannya. Dan Prabu Siliwangi dikejar hingga ke daerah lebak (baduy sekarang), dan bersembunyi hingga ditinggalkan. Lalu sang prabu di daerah baduy tersebut berganti nama dengan gelar baru Prabu Kencana Wungu, yang mungkin gelar tersebut sudah berganti lagi. Dan di baduy dalamlah prabu siliwangi bertahta dengan 40 pengikut setianya, hingga nanti akan terjadi perang saudara antara mereka dengan kita yang diwakili oleh ki saih seorang yang berupa manusia tetapi sekujur tubuh dan wajahnya tertutupi oleh bulu-bulu laiknya monyet.dan ki saih ini kehadirannya di kita adalah atas permintaan para wali kepada Allah agar memenangkan kebenaran.
Kepercayaan
Kepercayaan masyarakat Kanekes yang disebut sebagai Sunda Wiwitan berakar pada pemujaan kepada arwah nenek moyang (animisme) yang pada perkembangan selanjutnya juga dipengaruhi oleh agama Budha, Hindu, dan Islam. Inti kepercayaan tersebut ditunjukkan dengan adanya pikukuh atau ketentuan adat mutlak yang dianut dalam kehidupan sehari-hari orang Kanekes (Garna, 1993). Isi terpenting dari ‘pikukuh’ (kepatuhan) Kanekes tersebut adalah konsep “tanpa perubahan apapun”, atau perubahan sesedikit mungkin:
Lojor heunteu beunang dipotong, pèndèk heunteu beunang disambung.
(Panjang tidak bisa/tidak boleh dipotong, pendek tidak bisa/tidak boleh disambung)
Tabu tersebut dalam kehidupan sehari-hari diinterpretasikan secara harafiah. Di bidang pertanian, bentuk pikukuh tersebut adalah dengan tidak mengubah kontur lahan bagi ladang, sehingga cara berladangnya sangat sederhana, tidak mengolah lahan dengan bajak, tidak membuat terasering, hanya menanam dengan tugal, yaitu sepotong bambu yang diruncingkan. Pada pembangunan rumah juga kontur permukaan tanah dibiarkan apa adanya, sehingga tiang penyangga rumah Kanekes seringkali tidak sama panjang. Perkataan dan tindakan mereka pun jujur, polos, tanpa basa-basi, bahkan dalam berdagang mereka tidak melakukan tawar-menawar.
Objek kepercayaan terpenting bagi masyarakat Kanekes adalah Arca Domas, yang lokasinya dirahasiakan dan dianggap paling sakral. Orang Kanekes mengunjungi lokasi tersebut untuk melakukan pemujaan setahun sekali pada bulan Kalima, yang pada tahun 2003 bertepatan dengan bulan Juli. Hanya puun yang merupakan ketua adat tertinggi dan beberapa anggota masyarakat terpilih saja yang mengikuti rombongan pemujaan tersebut. Di kompleks Arca Domas tersebut terdapat batu lumpang yang menyimpan air hujan. Apabila pada saat pemujaan ditemukan batu lumpang tersebut ada dalam keadaan penuh air yang jernih, maka bagi masyarakat Kanekes itu merupakan pertanda bahwa hujan pada tahun tersebut akan banyak turun, dan panen akan berhasil baik. Sebaliknya, apabila batu lumpang kering atau berair keruh, maka merupakan pertanda kegagalan panen (Permana, 2003a).
Bagi sebagian kalangan, berkaitan dengan keteguhan masyarakatnya, kepercayaan yang dianut masyarakat adat Kanekes ini mencerminkan kepercayaan keagamaan masyarakat Sunda secara umum sebelum masuknya Islam.
Kelompok Masyarakat Suku Baduy
Masyarakat Kanekes secara umum terbagi menjadi tiga kelompok yaitu tangtu, panamping, dan dangka (Permana, 2001). Kelompok tangtu adalah kelompok yang dikenal sebagai Baduy Dalam, yang paling ketat mengikuti adat, yaitu warga yang tinggal di tiga kampung: Cibeo, Cikartawana, dan Cikeusik). Ciri khas Orang Baduy Dalam adalah pakaiannya berwarna putih alami dan biru tua serta memakai ikat kepala putih. Kelompok masyarakat panamping adalah mereka yang dikenal sebagai Baduy Luar, yang tinggal di berbagai kampung yang tersebar mengelilingi wilayah Baduy Dalam, seperti Cikadu, Kaduketuk, Kadukolot, Gajeboh, Cisagu, dan lain sebagainya. Masyarakat Baduy Luar berciri khas mengenakan pakaian dan ikat kepala berwarna hitam. Apabila Baduy Dalam dan Baduy Luar tinggal di wilayah Kanekes, maka “Baduy Dangka” tinggal di luar wilayah Kanekes, dan pada saat ini tinggal 2 kampung yang tersisa, yaitu Padawaras (Cibengkung) dan Sirahdayeuh (Cihandam). Kampung Dangka tersebut berfungsi sebagai semacam buffer zone atas pengaruh dari luar (Permana, 2001).
Struktur Pemerintahan
Masyarakat Kanekes mengenal dua sistem pemerintahan, yaitu sistem nasional, yang mengikuti aturan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan sistem adat yang mengikuti adat istiadat yang dipercaya masyarakat. Kedua sistem tersebut digabung atau diakulturasikan sedemikian rupa sehingga tidak terjadi perbenturan. Secara nasional penduduk Kanekes dipimpin oleh kepala desa yang disebut sebagai jaro pamarentah, yang ada di bawah camat, sedangkan secara adat tunduk pada pimpinan adat Kanekes yang tertinggi, yaitu “puun”. Struktur pemerintahan secara adat Kanekes adalah sebagaimana tertera pada Gambar 1.
Pemimpin adat tertinggi dalam masyarakat Kanekes adalah “puun” yang ada di tiga kampung tangtu. Jabatan tersebut berlangsung turun-temurun, namun tidak otomatis dari bapak ke anak, melainkan dapat juga kerabat lainnya. Jangka waktu jabatan puun tidak ditentukan, hanya berdasarkan pada kemampuan seseorang memegang jabatan tersebut.
Pelaksana sehari-hari pemerintahan adat kapuunan (kepuunan) dilaksanakan oleh jaro, yang dibagi ke dalam empat jabatan, yaitu jaro tangtu, jaro dangka, jaro tanggungan, dan jaro pamarentah. Jaro tangtu bertanggung jawab pada pelaksanaan hukum adat pada warga tangtu dan berbagai macam urusan lainnya. Jaro dangka bertugas menjaga, mengurus, dan memelihara tanah titipan leluhur yang ada di dalam dan di luar Kanekes. Jaro dangka berjumlah 9 orang, yang apabila ditambah dengan 3 orang jaro tangtu disebut sebagai jaro duabelas. Pimpinan dari jaro duabelas ini disebut sebagai jaro tanggungan. Adapun jaro pamarentah secara adat bertugas sebagai penghubung antara masyarakat adat Kanekes dengan pemerintah nasional, yang dalam tugasnya dibantu oleh pangiwa, carik, dan kokolot lembur atau tetua kampung (Makmur, 2001).
Mata Pencaharian
Sebagaimana yang telah terjadi selama ratusan tahun, maka mata pencaharian utama masyarakat Kanekes adalah bertani padi huma. Selain itu mereka juga mendapatkan penghasilan tambahan dari menjual buah-buahan yang mereka dapatkan di hutan seperti durian dan asam keranji, serta madu hutan.
Interaksi Dengan Masyarakat Luar Baduy
Masyarakat Kanekes yang sampai sekarang ini ketat mengikuti adat istiadat bukan merupakan masyarakat terasing, terpencil, ataupun masyarakat yang terisolasi dari perkembangan dunia luar. Berdirinya Kesultanan Banten yang secara otomatis memasukkan Kanekes ke dalam wilayah kekuasaannya pun tidak lepas dari kesadaran mereka. Sebagai tanda kepatuhan/pengakuan kepada penguasa, masyarakat Kanekes secara rutin melaksanakan seba ke Kesultanan Banten (Garna, 1993). Sampai sekarang, upacara seba tersebut terus dilangsungkan setahun sekali, berupa menghantar hasil bumi (padi, palawija, buah-buahan) kepada Gubernur Banten (sebelumnya ke Gubernur Jawa Barat), melalui bupati Kabupaten Lebak. Di bidang pertanian, penduduk Baduy Luar berinteraksi erat dengan masyarakat luar, misalnya dalam sewa menyewa tanah, dan tenaga buruh.
Perdagangan yang pada waktu yang lampau dilakukan secara barter, sekarang ini telah mempergunakan mata uang rupiah biasa. Orang Kanekes menjual hasil buah-buahan, madu, dan gula kawung/aren melalui para tengkulak. Mereka juga membeli kebutuhan hidup yang tidak diproduksi sendiri di pasar. Pasar bagi orang Kanekes terletak di luar wilayah Kanekes seperti pasar Kroya, Cibengkung, dan Ciboleger.
Pada saat ini orang luar yang mengunjungi wilayah Kanekes semakin meningkat sampai dengan ratusan orang per kali kunjungan, biasanya merupakan remaja dari sekolah, mahasiswa, dan juga para pengunjung dewasa lainnya. Mereka menerima para pengunjung tersebut, bahkan untuk menginap satu malam, dengan ketentuan bahwa pengunjung menuruti adat-istiadat yang berlaku di sana. Aturan adat tersebut antara lain tidak boleh berfoto di wilayah Baduy Dalam, tidak menggunakan sabun atau odol di sungai. Namun demikian, wilayah Kanekes tetap terlarang bagi orang asing (non-WNI). Beberapa wartawan asing yang mencoba masuk sampai sekarang selalu ditolak masuk.
Pada saat pekerjaan di ladang tidak terlalu banyak, orang Baduy juga senang berkelana ke kota besar sekitar wilayah mereka dengan syarat harus berjalan kaki. Pada umumnya mereka pergi dalam rombongan kecil yang terdiri dari 3 sampai 5 orang, berkunjung ke rumah kenalan yang pernah datang ke Baduy sambil menjual madu dan hasil kerajinan tangan. Dalam kunjungan tersebut biasanya mereka mendapatkan tambahan uang untuk mencukupi kebutuhan hidup.


Sumber Cerita dari Semua Tentang Pendidikan

Cara Chek Google Banned

12 Maret 2012 | 10 komentar





Biasanya Kalau Blog anda tidak ada di search google berati Blog Sobat Terkena Banned atau Finalty dari Google atau Blog sobat jarang di Buka atau Posting..

Nah anne Sedikit Share Cara Chek Blog Kena Banned atau engga silahkan Sobat Klik 

Membuat Logo Di 3D Studio Max

7 Maret 2012 | 1 komentar

Ok sahabat blogger di cuaca hujan gini mboed akan coba bikin postingan karya seni cara membuat logo Toyota di 3D max.. setelah sekian lama ga update design di karenakan PC saya lagi Maint jadi ga ada Software2 design nya dan akhirnya sudah beres juga instalnya.. hehehehe.. ok kita Langsung saja sobat ke topik pembahasan..

1. Aktifkan dulu Program 3D Max yang Belum ada silahkan sobat beli CD/DVD nya kalau tidak mau beli silahkan Sobat Download mboed tidak sediain softwarenya karena uploadnya cukup makan waktu Lama di karenakan kapasitas sofwarenya besar brow.. hehehhehee nah lanjut sobat kira2 kalau sudah di buka nanti akan tampak seperti gambar di bawah ini


Ok Sebelum Lanjut Ke materi Sobat Bila Ada yang belum Paham mendingan Pahamin dulu Tool2 Dalam 3D max di Postingan Mboed Sebelumnya Klik Disini

2. Klik Front Fiewport.
3. Klik Tombol Shapes yang berada di kanan dari tampilan 3D max seperti gambar di bawah

4. Pilih Tombol Elipse untuk membuat sebuah lingkaran berbentuk Ovale. oke mulai buat sobat bentuk ovale nya seperti gambar di bawah..


5. Setelah itu Sobat aktifkan select and move
lalu sobat blok gambar ovale tadi setelah itu sobat tekan di keyboard tombol Shift lalu klik di gambar ovale tersebut. maka akan muncul dialog seperti gambar dibawah.


6. Klik Tombol Copy lalu Ok.
7. selanjutnya Sobat klik tombol select and uniform scale pada menu Bar.

8. Nah Langkah selanjutnya bila sudah aktif sobat tarik dari sumbu y,  dan sama lakukan juga pada sumbu x ( kedalam. untuk memperkecil objek, keluar untuk memeperbesar objek). kira2 hasilnya seperti gambar dibawah

9. Simple aja sob sekarang sobat balik ke langkah 5 dengan mengklik Move setelah itu blok gambar ellipse 1 dan 2 dan setelah itu sobat tekan di keyboard tombol Shift lalu klik di gambar ovale klik copy dan ok.
akan menghasilkan objek dengan nama ellipse 04.. sobat rubah kembali bentuknya dengan cara mengikuti langkah ke 7.. lalu bentuk sehingga membentuk seperti gambar dibawah ini..

10. Lalu ulangi lagi sehingga membentuk seperti gambar di bawah..

11. Lalu ulangi lagi dan bentuk seperti gambar di bawah..


12. Selanjutnya Kita Masuk Langkah lanjutan meng extrude atau menebalkan objek yg di buat tadi..
sekarang sobat klik ellipe 1 tekan ctrl pada keayboard lalu klik ellipe 2 seperti gambar dibawah


13. pilih modify -> modifier list lalu pilih extrude..
14. lalu rubah nilai amountnya sesuka sobat..
15. klik sembarangan lalu klik objek gambar paling luar setelah itu pilih Compound Objects
16. Lalu ikuti langkah selanjutnya klik boolean -> Pick Operatiob B -> pilih yang subtraction A-B
17. ikuti langkah sebelumnya sehingga menjadi gambar seperti di bawah ini..



cara membuat menu swicthboard pada acces 2007 Part II

5 Maret 2012 | 2 komentar

Menu utama yang berupa SWITCHBOARD digunakan agar pemakai / User dapat dengan mudah menjalankan program yang telah dibuatnya dengan Microsoft Access ini, dan dengan menu ini User juga bisa berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi yang lain dengan sangat mudah.
Sekarang kita akan membuat sebuah MENU yang didalamnya terdapat :
MENU UTAMA yang terdiri atas :


A.
MENU UTAMA yang terdiri atas :

1.
data BARANG

2.
data PEMBELI

3.
data TRANSAKSI

4.
kembali ke MENU UTAMA
B.
MENU LAPORAN yang terdiri atas :

1.
laporan BARANG

2.
laporan PEMBELI

3.
laporan TRANSAKSI

4.
kembali ke MENU UTAMA
Langkah langkah pembuatan SWITCHBOARD nya adalah sebagai berikut :
1.
pilih menu database tool -> switchboard manager.
2.
pada layar switchboard page pilih tombol edit untuk merubah nama menu yang sudah ada.
3.
pada layar edit switchboard page masukan nama menu yang dibuat pada switchboard name contohnya “menu utama”. lalu close.
4.
setelah kembali ke bagian switchboard page, pilih new. lalu masukan namanya. misalkan saja “menu data”. lalu tekan ok.
5.
setelah kembali ke bagian SWITCHBOARD PAGE lagi, buat sebuah SWITCHBOARD PAGE lagi dengan memakai cara seperti diatas dan namakan dengan “MENU LAPORAN”. Lalu tekan OK.
6.
pilihlah page “MENU UTAMA” lalu pilih EDIT
7.
pada layar EDIT SWITCHBOARD PAGE, pilih NEW
8.
pada layar EDIT SWITCHBOARD ITEM, masukan nama pada TEXT, masukan perintah yang diinginkan pada COMMAND, dan masukan keterangannya pada bagian yang paling bawah. Sebagai contoh masukanlah isi dibawah ini :
TEXT : DATA
COMMAND : GO TO SWITCHBOARD
SWITCHBOARD : MENU UTAMA
9.
masih pada page “MENU UTAMA”, lakukan juga terhadap  MENU LAPORAN dengan mengikuti langkah nomor 7 dan 8. Isinya :
TEXT : LAPORAN
COMMAND : GO TO SWITCHBOARD
SWITCHBOARD : MENU LAPORAN
10.
tekan CLOSE pada EDIT SWITCBOARD PAGE kepunyaan “MENU UTAMA”.
11.
setelah kembali ke SWITCHBOARD PAGE, sekarang pilihlah page “MENU DATA” yang tadi dibuat lalu tekan EDIT.
12.
pada layar EDIT SWITCHBOARD PAGE, pilih NEW.
13.
pada layar EDIT SWITCHBOARD ITEM, masukan nama pada TEXT, masukan perintah yang diinginkan pada COMMAND, dan masukan keterangannya pada bagian yang paling bawah. Sebagai contoh masukanlah isi dibawah ini :
TEXT : BARANG
COMMAND : OPEN FORM IN EDIT MODE
FORM : FORM_BARANG
14.
masih pada page “MENU DATA”, lakukan juga terhadap PEMBELI dan PENJUALAN beserta sebuah command untuk kembali ke menu utama dengan mengikuti langkah nomor 12 dan 13. Isinya :
TEXT : PEMBELI
COMMAND : OPEN FORM IN EDIT MODE
FORM : FORM_PEMBELI
Dan
TEXT : TRANSAKSI
COMMAND : OPEN FORM IN EDIT MODE
FORM : FORM_ TRANSAKSI
Dan
TEXT : MENU UTAMA
COMMAND : GO TO SWITCHBOARD
SWITCHBOARD : MENU UTAMA
15.
tekan CLOSE pada EDIT SWITCBOARD PAGE kepunyaan “MENU DATA”.
16.
setelah kembali ke SWITCHBOARD PAGE, sekarang pilihlah page “MENU LAPORAN” yang tadi dibuat lalu tekan EDIT.
17.
pada layar EDIT SWITCHBOARD PAGE, pilih NEW.
18.
pada layar EDIT SWITCHBOARD ITEM, masukan nama pada TEXT, masukan perintah yang diinginkan pada COMMAND, dan masukan keterangannya pada bagian yang paling bawah. Sebagai contoh masukanlah isi dibawah ini :
TEXT : BARANG
COMMAND : OPEN REPORT
REPORT : REPORT_BARANG
19.
masih pada page “LAPORAN”, lakukan juga terhadap PEMBELI dan PENJUALAN beserta sebuah command untuk kembali ke menu utama dengan mengikuti langkah nomor 17 dan 17. Isinya :
TEXT : PEMBELI
COMMAND : OPEN REPORT
REPORT : REPORT_PEMBELI
Dan
TEXT : TRANSAKSI
COMMAND : OPEN REPORT
REPORT : REPORT_ TRANSAKSI
Dan
TEXT : MENU UTAMA
COMMAND : GO TO SWITCHBOARD
SWITCHBOARD : MENU UTAMA
20.
tekan CLOSE pada EDIT SWITCBOARD PAGE kepunyaan “MENU LAPORAN”.
21.
berarti sekarang semua data telah dimasukan kedalam menu, selanjutnya pilih CLOSE SWITCHBOARD PAGE untuk menutup keseluruhan menu SWITCHBOARD yang telah dibuat.
22.
lihatlah hasil dari SWITCHBOARD tersebut pada bagian menu object yang ada disebelah kiri layar dan coba jalankan

Cara Membuat Menu Switchboard Pada Access 2007

4 Maret 2012 | 0 komentar

Oke sahabat blogger berhubungan mboed nanti hari selasa akan ngajar materi acces di PST 82, jadi mboed kasih bocoran dulu nih langkah-langkah membuat menu switchboard. nah sebelumnya mboed akan mengulas dulu apa itu ms acces.. MS Access merupakan salah satu aplikasi yang berfungsi ganda. Selain dapat digunakan untuk membuat database, Access dapat juga digunakan membuat Interface untuk memudahkan pengaksesan database atau membiuat sebuah program.
Dalam pembuatan interface meliputi Table, Query, Form dan Report. Untuk dapat menggabungkan keseluruhan ini sehingga mempunyai Menu utama yang bisa mengakses baik Form maupun Report, dapat digunakan SwitchBoard Manager.
Berikut cara membuat switchboard:


Oke Sobat Pastikan bahwa VBA Macro diaktifkan (di-Enable)


Oke Langsung aja ke langkah beriukutnya Sobat..
1. Misalkan terdapat tabel Pembeli dan tabel Harga Barang serta From Pembeli dan Form Harga Barang yang dibuat dari tabel masing-masing.
2. Pilih Database Tools –> Switchboard Manager
3. Pilih Yes untuk buat yang baru
4. Akan tampil switchboard dan pilih Edit untuk membuat Menu di dalamnya lalu Pilih New
5. Pada Switchboard :  pilih dengan Main Switchboard-> ok -> Close
6. Pada Objects Form di bagian kiri akan terbentuk form Switchboard -> Klik kanan pada switchboar pilih Design View
7. Hapus semua tombol yang ada
8. Buat tombol baru –> Form Operation –> Open Form –>Next
9. Pilih form yang mau dibuka, misal : Pembeli –> Next –>Open the form and show all the records –> Next
10. Pilihan tampilan pada tombol apakah Tulisan/Text atau gambar, kemudian Finish
11. Buka form switchboard, jika ada tampilan error, pilih Debug
12. Hapus semua kode dari : Me! [Option] ……………..Next intOption
13. Tekan F5, pilih Debug untuk error
14. Hapus semua kode dari : If (rs.EOF) ………………… End If
15. Tekan F5 dan Form Switchboard siap digunakan.
16. Ulangi langkah 8-10 untuk membuat tombol yang lain.

Selamat mencoba.. Indahnya berbagi dengan mboed-artcollection

Daftar Isi Mboed-ArtCollection

3 Maret 2012 | 1 komentar

Fungsi Tool Pada Photoshop

27 Februari 2012 | 0 komentar

oke berhubungan banyak yg request fungsi Tool pada Photoshop sekarang mboed-artcollection akan bahas nih.. hehehhe dalam rangka memuaskan pelanggan..
oke sob langsung aja kita TKP sobat..


Nah Tepatnya Tool Photoshop Cs 4 Seperti Begini ini juga hasil print screen dari Komputer Ane.. hehehehehhe...



- Move (Shift+V) . Digunakan untuk memindahkan
layer atau gambar, seleksi, dan garis bantu.


- Rectangular Marquee (Shift+M) . Digunakan
untuk membuat seleksi berbentuk segi empat atau
lingkaran.

- Polygonal Lasso (Shift+L) . Digunakan untuk
membuat seleksi bentuk bebas.

- Magic Wand (Shift+W) . Digunakan untuk memilih pixel yang ada pada setiap warna.

- Crop (Shift+C) . Digunakan untuk memotong
kanvas.

- Brush (Shift+J) . Digunakan untuk mengecat.

- History Brush. Digunakan untuk mengecat file sebelumnya yang telah terhapus/dihapus dengan sengaja.

- Eraser (Shift+E) . Digunakan untuk menghapus
pixel.

- Smudge (Shift+R) . Digunakan untuk mencampurkan warna.

- Burn (Shift+O) . Digunakan untuk membakar
warna sehingga terlihat lebih gelap.

- Pen (Shift+P) . Digunakan untuk menggambar
garis lengkung dan garis lurus.

- Type (Shift+T) . Digunakan untuk membuat teks.

- Direct Selection (Shift+A) . Digunakan untuk mengatur posisi titik path.

- Line (Shift+U) . Digunakan untuk menggambar garis lurus.

- Hand Tool Digunakan Untuk Menggeser Layer

- Zoom Tool Digunakan Untuk memperbesar tampilan gambar atau objeck bisa juga menggunakan Scrool

- Switch (Shift+X) . Digunakan untuk berpindah antarwarna foreground dan background.

- Foreground color. Tombol warna foreground/warna terdepan.

- Background color. Tombol warna background/bagian paling belakang.




Oke Berhubungan Harus Berangkat Mengajar jd sekian dulu Materi Dari saya.. hehehehhe

Arti Dari Sahabat Sejati

23 Februari 2012 | 0 komentar

Sahabat Sejati

oleh Budi Putra Pratama pada 3 Juli 2010 pukul 7:21 ·
Tidak ada permusuhan yang abadi dan tidak ada persahabatan yang abadi yang ada hanya kepentingan,semua itu bisa terbukti dalam kehidupan kita. kadang sorang "sahabat" akan selalu bersama mebagi waktu,bercanda ria,membagi kisah suka duka. "JIKA BERADA DI TEMPAT YANG SAMA" setelah mendapat lingkungan yang baru dia akan berinteraksi dengan yang baru.

Tetapi berbeda dengan sahabat sejati dia akan bisa bersama di saat kita suka maupun duka,Dia yang bisa tau tentang kita. Dia bisa nerima cemooh kita,Dia rela berkorban untuk kita,Dia tidak merebut apa yang kita punya,Dia bisa iklas memberikan apapun, Dia peduli akan keluarga kita,dia akan selalu bertahan lama bersama kita meskipun kita terpisahkan pulau sekalipun.

Persahabatan itu bukan saya tapi kamu juga, bukan kami tapi kita, bukan ngetawain dia tapi ketawa sama2,bukan kasihani dia tapi ikut ngerasain, harus take and give bukan Take or Give aja..

itu semua di simpulkan dari perjalanan hidupku selama 1/4 abad.

Creatid by: mboed viker's peduli persib
· · · Bagikan · Hapus
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Daftar Per Judul

 
© Copyright 2010-2011 Mboed-ArtCollection All Rights Reserved.
Template Design by Budi Putra Pratama | Powered by Blogger.com.